Logo BeritaKini
bolt Terkini
JENDELA PENDIDIKAN

Uji Coba Aplikasi SPMB 2026 untuk Pastikan Kemudahan Sistem,Disdik OLeh Jabar

EPI SAEPULOH

EPI SAEPULOH

Jumat, 08 Mei 2026 | 21:34 WIB

Uji Coba Aplikasi SPMB 2026 untuk Pastikan Kemudahan Sistem,Disdik OLeh Jabar
Disdik Jabar mulai melaksanakan uji coba aplikasi SPMB 2026 secara luring dan daring dari Command Center Tikomdik Kantor Disdik Jabar, Jumat (8/5/2026).

BANDUNG,(RI) — Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) mulai melaksanakan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 secara luring dan daring dari Command Center Tikomdik Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Jumat (8/5/2026).


Kadisdik Jabar, Purwanto mengatakan, ini adalah upaya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang mudah, tertata, dan tepat sasaran bagi calon murid di Jabar.


Kadisdik menjelaskan, uji coba tahap pertama dilakukan secara terbatas dengan melibatkan perwakilan dari kabupaten/kota di Jawa Barat. “Hari ini akan dilaksanakan uji coba untuk seluruh kabupaten/kota dengan skala terbatas. Peserta uji coba dari setiap kabupaten/kota hanya terdiri dari 1–2 orang per sekolah, baik dari SMP maupun MTs,” jelasnya.


Menurut Kadisdik, uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan aplikasi mudah dipahami dan mudah digunakan oleh masyarakat maupun satuan pendidikan saat pelaksanaan SPMB berlangsung nanti.


“Sebuah aplikasi yang baik harus mudah dipahami, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan kita. Kalau ternyata masih sulit digunakan, berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki,” ungkapnya.


Pemerintah Provinsi Jawa Barat, jelasnya, menargetkan seluruh lulusan SMP dan MTs di Jabar dapat terdata melalui aplikasi tersebut. Berdasarkan data Disdik Jabar, terdapat sekitar 826 ribu lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat yang nantinya akan mengikuti proses pemetaan pendidikan menengah.


“Seluruh siswa SMP dan MTs di Provinsi Jawa Barat harus mengisi aplikasi ini agar semuanya terekam, terdata, dan dapat dipetakan dengan baik,” katanya.


Melalui aplikasi tersebut, siswa akan terdata untuk melanjutkan pendidikan ke SMA, SMK, MA maupun jenjang pendidikan lainnya. Kadisdik menambahkan, hasil uji coba tahap pertama akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem sebelum digunakan secara luas pada pelaksanaan SPMB mendatang.


Oleh karena itu, Kadisdik meminta seluruh peserta uji coba aktif memberikan masukan, termasuk terkait kendala teknis yang ditemukan selama proses simulasi berlangsung.


“Ketelitian, keseriusan, serta partisipasi aktif sangat kami harapkan. Semua ini demi kebaikan anak-anak kita dan kemajuan pendidikan di Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.


Peluncuran sosialisasi SPMB dan SPMB Sekolah Maung dijadwalkan 18 Mei 2026.***

sumber:disdik.prov.jabar


Bagikan Berita Ini