EPI SAEPULOH
Sabtu, 24 Januari 2026 | 03:58 WIB
BANDUNG, (RI).— Sejumlah warga tampak antusias memanfaatkan gerai pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung yang digelar di Lapangan Babakan Tanara, Desa Banyarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jumat (23/1/2026) kemarin.
Gerai pelayanan administrasi kependudukan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa). Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung Tata Irawan turut meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kunjungannya, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyapa warga yang tengah mengurus dokumen kependudukan. Di sela-sela pelayanan, Kepala Disdukcapil Tata Irawan juga menyerahkan KTP elektronik yang baru selesai dicetak kepada salah satu warga pemohon.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung Tata Irawan menyampaikan bahwa kehadiran layanan administrasi kependudukan di tengah masyarakat bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik hingga ke tingkat desa melalui program Bunga Desa.
“Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat mengurus berbagai layanan administrasi kependudukan, mulai dari perekaman KTP-el, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, perubahan data, hingga konsultasi dokumen kependudukan,” ujar Tata Irawan saat memberikan pelayanan kepada warga.
Ia menambahkan, layanan jemput bola ini tidak hanya mempermudah proses pengurusan dokumen, tetapi juga menghemat waktu, biaya, dan tenaga masyarakat, khususnya warga desa dan kecamatan di wilayah Pangalengan dan sekitarnya.
“Melalui pendekatan jemput bola ini, pelayanan publik menjadi lebih inklusif dan merata hingga ke tingkat desa,” katanya.
Menurut Tata Irawan, kegiatan Bunga Desa di Lapangan Babakan Tanara, Desa Banyarsari, mendapat respons positif dan antusiasme tinggi dari warga yang langsung memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas, cepat, dan tepat, sekaligus mendorong tertib administrasi kependudukan di masyarakat.**