Logo BeritaKini
bolt Terkini
PARLEMENTARIA

Komisi V DPR Soroti Pembatasan Kendaraan Logistik Jelang Mudik Lebaran

Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 | 06:27 WIB

Komisi V DPR Soroti Pembatasan Kendaraan Logistik Jelang Mudik Lebaran
Foto:ILustrasi Tangkapan Layar-RI

 Karawang (RI).– Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan transportasi dalam menghadapi arus mudik serta arus balik Idulfitri 1447 H/2026.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Tempat Istirahat dan Pelayanan KM 57 ruas Tol Jakarta–Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap kesiapan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026, khususnya di sektor transportasi darat dan infrastruktur jalan.

Menurut Andi Iwan, jalur Tol Jakarta–Cikampek merupakan salah satu koridor utama pergerakan pemudik yang harus dipastikan kesiapan infrastrukturnya sejak dini.

“Komisi V DPR RI melakukan pengawasan langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan transportasi menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, terutama di jalur strategis seperti Tol Jakarta–Cikampek,” ujarnya.

Ia juga menyoroti posisi Jawa Barat sebagai salah satu tujuan mudik terbesar di Indonesia. Karena itu, kesiapan jaringan jalan tol, fasilitas rest area, hingga manajemen lalu lintas dinilai sangat krusial untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang atau sekitar 50,10 persen dari total penduduk Indonesia. Meski angka tersebut sedikit menurun dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya, potensi kepadatan lalu lintas tetap tinggi, terutama di ruas tol utama Pulau Jawa.

“Walaupun jumlah pemudik diproyeksikan sedikit menurun, potensi kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan Rest Area KM 57 tetap tinggi karena jalur ini menjadi lintasan utama menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur,” jelas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Selain itu, ia turut menyoroti kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik menjelang dan setelah Lebaran yang dinilai penting untuk membantu mengurai kemacetan di jalur utama mudik.

“Kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas sehingga perjalanan masyarakat selama mudik dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman,” tambahnya.

Andi Iwan juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, operator jalan tol, kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

“Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin memperoleh penjelasan komprehensif terkait kesiapan sarana, prasarana, serta pengaturan lalu lintas, agar penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan aman, selamat, dan lancar bagi masyarakat,” pungkasnya. ***

Sumber: dpr go.id

Bagikan Berita Ini