Logo BeritaKini
bolt Terkini
DAERAH

Bupati Bandung: 15 Ribu Rutilahu Ditarget Rampung 3 Tahun

EPI SAEPULOH

EPI SAEPULOH

Sabtu, 24 Januari 2026 | 03:54 WIB

Bupati Bandung: 15 Ribu Rutilahu Ditarget Rampung 3 Tahun

Bandung, (RI).- Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menuntaskan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di wilayahnya.

Hingga pertengahan masa kepemimpinannya, Pemkab Bandung telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 29.327 unit rumah. Meski demikian, masih terdapat sekitar 15 ribu unit Rutilahu yang perlu ditangani.


Hal tersebut disampaikan Dadang Supriatna saat bermalam di rumah warga dalam kegiatan Bunga Desa di Desa Banyarsari, Kecamatan Pangalengan, Sabtu (24/01/2026).


“Selama tiga setengah tahun kami sudah menyelesaikan 29.327 unit rumah. Namun setelah dilakukan pendataan ulang, masih tersisa sekitar 15 ribu unit, termasuk di wilayah Pangalengan,” ujar

Dadang yang akrab disapa Kang DS.


Menurutnya, Kecamatan Pangalengan menjadi salah satu fokus utama penanganan Rutilahu karena banyak rumah tidak layak huni berada di kawasan perkebunan. Oleh karena itu, penanganannya dilakukan melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor.


“Karena ini kawasan perkebunan, tentu karakter lahannya berbeda. Maka kami berkolaborasi dengan berbagai sektor dan mitra, termasuk dari lingkungan perkebunan,” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, Kang DS menyebutkan bahwa di Desa Banyarsari terdapat sejumlah unit rumah yang mulai dibangun. Program Rutilahu ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal serta DPRD Provinsi Jawa Barat.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya penuntasan Rutilahu di Kabupaten Bandung.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bergerak bersama menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni,” ucapnya.


Namun demikian, Kang DS mengakui adanya keterbatasan anggaran pada tahun ini akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD).

“Alhamdulillah, di Desa Banyarsari hari ini ada 12 unit rumah yang akan dibedah. Bantuan dari Kang Haji Cucun selaku Anggota DPR RI serta dukungan DPRD Provinsi Jawa Barat juga mulai

bergerak dan fokus untuk menyelesaikan persoalan Rutilahu,” tuturnya.


Saat ini, anggaran yang tersedia baru mampu membiayai sekitar 560 unit rumah melalui pemerintah desa dan sekitar 2.000 unit melalui sektor perkebunan, sehingga total mencapai 2.560 unit.

Meski begitu, Pemkab Bandung berencana menambah anggaran melalui APBD Perubahan. Hasil pembahasan bersama para kepala desa pada peringatan Hari Desa Nasional menjadi dasar penguatan program tersebut.


“Biasanya melalui BKK Bunga Desa bisa enam unit per desa per tahun. Sekarang baru dua unit karena harga satuan meningkat. Kebutuhan tambahan anggaran mencapai sekitar Rp16,8 miliar,” ungkap Kang DS.


Dengan tambahan anggaran tersebut, ia menargetkan pembangunan Rutilahu tahun ini dapat mencapai 4.000 hingga 5.000 unit. Dengan demikian, sisa sekitar 15 ribu unit Rutilahu di Kabupaten Bandung ditargetkan dapat dituntaskan dalam tiga tahun ke depan.


“Kami fokus menyelesaikan Rutilahu karena ujungnya adalah kesehatan masyarakat. Rumah yang sehat akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga dan lingkungan,” pungkasnya. ***

Bagikan Berita Ini